
Ceritadepok.com – Depok, 28/9/26 Kontingen arung jeram asal Kota Depok yang mewakili Provinsi Jawa Barat mencatatkan pencapaian signifikan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026. Dalam kompetisi yang diselenggarakan di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, Bali tersebut, para atlet berhasil mengamankan total sebelas medali dari berbagai kategori yang dipertandingkan.
Atlet Kota Depok berpartisipasi dalam empat kategori utama, yaitu R4 putra dan putri untuk kelompok usia di bawah 23 tahun (U-23), serta R4 putra dan putri untuk kelompok usia di bawah 19 tahun (U-19). Dari kategori-kategori tersebut, tim berhasil mengumpulkan empat medali emas, dua medali perak, dan lima medali perunggu sebagai kontribusi untuk kontingen Jawa Barat.
“Dari empat tim yang dikirim, kontingen berhasil menyumbangkan empat medali emas, dua perak, dan lima perunggu untuk Provinsi Jawa Barat dari empat kategori disiplin lomba,” ujar Ketua Harian Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Depok, Hidayat, pada Senin (28/09/26).
Kejurnas 2026 berfungsi sebagai parameter untuk mengukur kemampuan atlet karena melibatkan peserta unggulan dari berbagai provinsi, termasuk atlet yang sebelumnya bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, menilai bahwa hasil ini mencerminkan efektivitas proses pembinaan dan pemusatan latihan yang sedang berjalan. Pencapaian tersebut diproyeksikan sebagai modal penting menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Selain fokus pada aspek prestasi olahraga, Pengurus Besar (PB) FAJI juga menekankan pentingnya aspek ekologis dalam setiap kegiatan. Jajaran pengurus FAJI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota didorong untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian sungai dan lingkungan hidup. Instruksi tersebut bertujuan agar semangat kompetisi atlet sejalan dengan upaya menjaga ekosistem alam yang menjadi lokasi olahraga arung jeram.















