banner 728x250

5 Hal Menarik Tentang Teknik Sipil

  • Bagikan
banner 468x60

Oleh: Lukas Oskar Mandosir

Kebanyakan orang mungkin masih berasumsi kalau Teknik Sipil itu lekat dengan konstruksi bangunan seperti gedung, rumah, dan sebagainya. Padahal, perlu ketahui, teknik sipil merupakan cabang ilmu yang cukup luas. Ada banyak hal yang dipelajari. 

banner 336x280

Teknik sipil mempelajari tentang cara merancang, membangun, merenovasi gedung, infrastruktur, dan segala hal yang mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia. Jadi, ilmu dalam teknik sipil selalu berkembang sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia itu sendiri.

Bahkan, yang mungkin belum pernah dengar sebelumnya, ternyata ilmu teknik sipil juga dibutuhkan di dunia militer untuk membangun pertahanan, benteng, pos pos militer, jalan, jembatan, dan lainnya. 

Wah, rupanya ada banyak hal-hal menarik yang mungkin belum kalian tahu tentang Teknik Sipil, kan? Oke, kalau begitu yuk simak info menarik di bawah ini untuk menambah wawasan kalian tentang Teknik Sipil!

Fakta Menarik Teknik Sipil

1. Belajar tentang infrastruktur secara luas

Selama masa kuliah, mahasiswa teknik sipil dibekali cara menciptakan bangunan dan infrastruktur yang kokoh dan tahan dari berbagai faktor alam. Infrastruktur yang dimaksud di antaranya jalan tol, jembatan, rel kereta api, pelabuhan, bandara, bangunan tinggi, drainase perkotaan, sarana transportasi dan sebagainya.

Coba bayangkan, bagaimana hebatnya gedung pencakar langit bisa berdiri. Atau, jembatan dibangun menghubungkan dua negara yang melintasi lautan lepas. Semua ini tidak lepas dari keahlian tangan para ahli teknik sipil.

2. Teknik sipil punya peran penting dalam pembangunan negara

Bisa dikatakan, infrastruktur merupakan roda pertumbuhan ekonomi bagi negara. Kenapa begitu? Sebab, dari alokasi pembiayaan publik dan swasta, infrastruktur dipandang sebagai lokomotif pembangunan nasional dan daerah. 

Jadi, secara ekonomi ketersediaan jasa pelayanan infrastruktur dapat mempengaruhi marginal productivity of private capital. Ini artinya, ketersediaan layanan dan infrastruktur yang baik pada suatu wilayah sangat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi dan produktivitas masyarakatnya. 

Sebelum benar-benar terjun dalam pembangunan negara, mahasiswa Teknik Sipil UKRIDA Angkatan 2017 juga ikut berkontribusi dalam pembangunan rumah layak untuk seorang warga pada tanggal 3 – 6 Februari 2020 lalu. Warga tersebut perlu mendapatkan bantuan karena rumahnya sering kebanjiran. Sebanyak 17 mahasiswa Teknik Sipil ikut membangun pondasi rumah sebagai volunteer. Wow, salut banget!

3. Prospek kerja sangat luas

Teknik Sipil mempunyai cakupan pembelajaran antara lain struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, rekayasa pengairan, transportasi, dan lain-lain. Apabila dilihat dari perekonomian negara Indonesia yang masih berkembang, pembangunan terus berlangsung dalam jangka panjang. 

Jika mengambil Teknik Sipil, maka tidak perlu khawatir akan peluang kerja. Sejauh kamu memiliki kompetensi dan kualitas keahlian dalam bidang ini, kamu bisa bekerja di berbagai perusahaan properti, konstruksi, atau pengembang. 

Peluang kerja lulusan Teknik Sipil juga terbuka lebar di instansi pemerintah seperti di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Perencanaan Nasional (BPN), dan BUMN yang bergerak pada bidang infrastruktur.

4. Beda dengan teknik arsitektur

Tahu nggak, ternyata Teknik Sipil berbeda dengan Teknik arsitektur. Padahal, secara umum kedua ini sama-sama mempelajari cara membangun gedung, lho!

Akan tetapi, ada perbedaan signifikan antara keduanya. Teknik sipil mempelajari cara membuat struktur bangunan yang kokoh dan ekonomis. Sedangkan, Arsitektur lebih berfokus pada desain bangunan yang menarik dan fungsional. 

Contohnya, ketika ada rencana pembangunan, maka ahli arsitektur akan membuat desain rancangan bangunan yang sesuai dengan fungsi dan estetikanya. Selanjutnya, desain yang sudah jadi diserahkan ke ahli teknik sipil untuk dieksekusi secara teknis.

5. Mahasiswa diajak memahami dampak pembangunan terhadap lingkungan

Lebih lanjut lagi, memahami ilmu Teknik Sipil, maka dapat memahami dampak pembangunan terhadap lingkungan. Hal ini dijelaskan dalam ilmu teknik sipil yang terkait dengan Hidrologi, Manajemen Sumberdaya Air, Drainase dan Sanitasi Lingkungan, Mekanika Tanah, Irigasi dan Bangunan Air, Teknik Penyehatan dan Lingkungan, Pemindahan Tanah Mekanis, dan lain sebagainya, 

Melalui ilmu pengetahuan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pentingnya menghasilkan konstruksi yang ramah lingkungan. Nggak cuma memahami teori saja, juga mampu menpraktik langsung di lapangan. 

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *