oleh

Polsek Sunda Kelapa Amankan Tersangka Penggelapan Motor

 

Edisi.id – Unit Reskrim Polsek Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengamankan tersangka BR ( 36) alias Bure warga Muara Angke, Pluit Penjaringan Jakarta Utara.

Tersangka BR diamankan Polisi Sunda Kelapa, lantaran pinjam motor milik korban Nofitha Arifien (45), kemudian motor korban digadaikan tanpa sepengatahuan korban.

Kapolsek Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok Akp Slamet Riyanto menjelaskan peristiwa korban Nofitha dimana motornya dibawa kabur oleh tersangka BR dengan alasan pinjam sebentar untuk tujuan ke Kapuk ada keperluan.

Kapolsek kembali menerangkan lebih jelas, kemudian ternyata sampai tanggal 20 atas sepeda motor tersebut belum dikembalikan kepada korban, dan korban sudah barulang kali meminta kepada tersangka supaya sepeda motor tersebut dikembalikan,” jelas Slamet, selasa (14/7).

Sambung Akp Slamet Riyanto, sedangkan tersangka meminjam pada hari senin 8 juni 2020, dan tersangka tidak dapat mengembalikan sepeda motor tersebut dengan alasan motor korban rusak, namun korban sempat berikan uang untuk uang perbaikan, dan motor juga tetap tidak dikembalikan,” tandasnya.

Akp Ikrom Baihaki selaku Kanit Reskrim menambahkan, benar yang telah dijelaskan Kapolsek, bahwa tersangka awalnya hanya pinjam sebentar dan sudah terhitung satu bulan, namun ternyata sepeda motor milik korban tersebut tersangka gadaikan tanpa sepengetahuan korban dengan temannya di Kampung Ambon atas nama Broken, sehingga korban tidak terima dan merasa dirugikan, kemudian korban membuat laporan pada selasa 07 Juli 2020.” papar Ikrom.

Kemudian anggota kami menyelidiki dan mengamankan tersangka pada jumat (10/7) berikut barang bukti yang kami amankan, 1 (satu) lembar surat keterangan kepemilikan kendaraan dan keterangan STNK hilang atas nama Nofitha Arifien dari Lissing Finance, 1(satu) lembar tanda terima angsuran pembayaran kredit kendaraan ke 33 senilai Rp.738.000 dan 1(satu) lembar poto Copy BPKB yang dilegalisir Lissing Finance.” ungkap Ikrom.

Dari kejadian tersebut tersangka sudah melakukan tindak pidana penggelapan sesuai pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara kurungan maksimal 4 tahun penjara.

(Yons)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed