Menu
Berita Terbaru, Terkini, dan Terpopuler

Wali Kota Depok, Mohammad Idris Menghadiri Tasyakuran Milad ke-22 Kumpulan Orang Orang Depok

  • Bagikan

Edisi.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris menghadiri Tasyakuran Milad ke-22 Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) Berbudaya di Rumah Budaya Depok, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas. Sejak dibentuk pada tahun 2000, KOOD mampu menghimpun anggota dari berbagai suku.

Mohammad Idris mengatakan, anggota KOOD mampu mengumpulkan orang-orang dari berbagai suku di Indonesia, tidah hanya warga asli Depok. Ada suku Sunda, Jawa, Minang, dan lain sebagainya.

“KOOD memiliki orientasi kepada pelestarian dan pengembangan budaya. Jadi, di sanalah bisa sebagai media untuk mengumpulkan orang-orang Depok dari berbagai warnanya. Ada yang merah, biru, hijau, oranye semuanya kumpul di sini, dan di sini juga jadi salah satu bukti bahwa Depok itu toleran, bisa rukun, tidak ada yang berantem,” ujar Mohammad Idris kepada berita.depok.go.id, saat ditemui usai Tasyakuran Milad ke-22 KOOD Berbudaya, Kamis (29/09/22).

Mohammad Idris mengajak pengurus dan anggota KOOD agar menjadi orang-orang pemersatu sebagai duta kerukunan. Serta terus melestarikan beragam budaya yang ada di Depok.

“KOOD bisa sebagai duta kerukunan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) misalnya. Bisa juga ke salah satu lembaga sosial komunitas seperti Ikatan Budaya Sunda (IBS), Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan yang lainnya untuk mengadakan festival komunitas etnis Kota Depok,” ucapnya.

“Berdasarkan data 2019 yang saya terima, etnis warga negara yang ada di Kota Depok itu Betawi sebesar 37 persen, suku Jawa 36 persen, suku Sunda 19-20 persen, lalu sisanya suku Minang dan lainnya,” tandasnya.

Sumber: Depok.go.id

ni putu gangga

  • Bagikan