Berantas Kriminalitas, KDM Targetkan 2025 Jabar Bebas Premanisme

  • Bagikan
Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat bentuk Satgas Anti Premanisme.(Foto : Istimewa)

Bandung | Edisi.id – Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat terus mengevaluasi semua sektor yang dianggapnya penting untuk dilakukan untuk kenyamanan masyarakat, terutama pada sektor keamanan.

Menurut Dedi Mulyadi, indeks ketenteraman dan ketertiban di Jawa Barat sebesar 100 poin. Sedangkan, indeks ketahanan daerah Jawa Barat sebesar 0,72 poin.

Dedi mengungkapkan, bahwa hari ini yang menonjol adalah orang tidak merasa tentram karena banyaknya yang mengaku sebagai Ormas, LSM, yang sudah terang-terangan lakukan intimidasi.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi mengungkapkan, di Kabupaten Bekasi, salah satu Ormas menaburkan sampah di depan Kantor Dinas Kesehatan, walaupun sudah minta maaf.

Sementara di kawasan industri Surya Cipta, Dedi Mulyadi menuturkan, bahwa Satuan Serse Polres Subang sudah menangkap 6 orang yang melakukan pemerasan.

Untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut, Dedi Mulyadi langsung Gercep (Gerak Cepat) menggandeng Kapolda dan Pangdam.

“Nah untuk mencapai solusi itu saya sampaikan ke para anggota DPRD bahwa saya sudah telepon Kapolda dan Pangdam, kami akan mengeluarkan surat keputusan hari Senin (24/3/2025) pembentukan Satgas anti antipremanisme”, tegas Gubernur Jabar.

Politisi Partai Gerindra inipun menegaskan, bahwa nantinya Satgas Anti Premanisme tersebut akan terkoneksi sampai tingkat kecamatan, dan pihaknya akan melengkapi berbagai fasilitasnya, mobile dengan target dalam tahun 2025 Jawa Barat terbebas dari premanisme.(Arifin)

  • Bagikan