Turnamen Sepak Bola U-15 Cipayung Jaya Resmi Dibuka, Dorong Ekonomi Warga dan Pembinaan Menuju Piala Soeratin 2026

  • Bagikan
Jajaran Karang Taruna Kelurahan Cipayung Jaya selaku panitia acara Turnamen Sepak Bola U-15 Open.(Foto : Edisi.id)
Cipayung Jaya selaku panitia acara Turnamen Sepak Bola U-15 Open.(Foto : Edisi.id)

Depok | Edisi.id – Karang Taruna (Katar) Cipayung Jaya resmi membuka Turnamen Sepak Bola U-15 Open pada Sabtu (27/9/2025). Acara pembukaan di Lapangan Cipayung Jaya dihadiri Camat Cipayung, Lurah Cipayung, perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, serta para Ketua RW se-Kelurahan Cipayung Jaya. Kompetisi lintas daerah ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan dengan format liga terbuka.

Ketua Pelaksana Ahmad Robiansyah (Robin) menegaskan, bahwa Turnamen ini dirancang sebagai instrumen pembinaan pemain usia dini dan pemetaan talenta muda.

“Kami ingin menjadikan kompetisi ini sebagai laboratorium pembinaan, sekaligus mekanisme seleksi untuk menemukan pemain potensial yang mampu bersaing di tingkat kota hingga nasional”, ucap Robin, Selasa (30/9/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Katar Cipayung Jaya Taufik Rahman menambahkan, bahwa agenda ini tidak hanya berorientasi pada aspek olahraga, tetapi juga memiliki fungsi ekonomi, karena Panitia menyiapkan zona dagang di sekitar lapangan bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima, dan sektor informal lainnya untuk beraktivitas selama pertandingan.

“Olahraga memiliki daya ungkit ekonomi lokal. Turnamen ini diharapkan menciptakan efek ganda yaitu : hiburan publik sekaligus perputaran ekonomi yang memberi manfaat langsung bagi warga”, tegas Taufik, menyoroti dimensi pembangunan sosial yang melekat pada kegiatan tersebut.

Selain menjadi ajang hiburan dan ekonomi, Turnamen ini juga menjadi bagian dari proyeksi pembinaan menuju Piala Soeratin 2026. Fokus diarahkan pada penguatan tim Remaja Cipayung Jaya (RCJ FC), klub anggota Askot PSSI Depok, yang diproyeksikan tampil kompetitif pada kejuaraan nasional kelompok usia tersebut.

Robin menilai, bahwa model kompetisi terbuka dengan durasi panjang akan memacu atmosfer persaingan sehat, mengasah mental bertanding, dan memperkaya pengalaman pemain.

“Turnamen ini menjadi pijakan strategis bagi RCJ FC dalam membentuk tim yang solid dan berkarakter”, terangnya.

Sementara itu, Disporyata Kota Depok menyatakan dukungan penuh, dan menilai bahwa Turnamen ini sebagai sarana penting dalam ekosistem pembinaan atlet usia muda. Kegiatan serupa dinilai efektif menjaring bibit pesepak bola dari akar rumput yang kelak dapat mengisi kebutuhan tim kota maupun provinsi.

Dengan dukungan pemerintah, organisasi kepemudaan, dan komunitas sepak bola, Turnamen U-15 Cipayung Jaya dipandang sebagai model kemitraan pembangunan sosial-ekonomi berbasis olahraga. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana sport event dapat berfungsi ganda yakni : menumbuhkan industri mikro dan memperkuat jalur pembinaan atlet di tingkat kelurahan.(Arifin)

  • Bagikan