

Kebumen — Prestasi nasional kembali diraih oleh Politeknik Piksi Ganesha Indonesia setelah berhasil meloloskan dua organisasi kemahasiswaan dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan melalui Surat Nomor 1752/DST/B2/DT.01.01/2026 tertanggal 21 Mei 2026, sebanyak 226 subproposal dari 105 perguruan tinggi di seluruh Indonesia ditetapkan sebagai penerima pendanaan PPK Ormawa 2026.
Dalam capaian tersebut, PPGI mencatat prestasi istimewa dengan menjadi satu-satunya politeknik swasta di Indonesia yang berhasil memperoleh pendanaan PPK Ormawa Tahun 2026. Tak hanya itu, PPGI juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi vokasi berbentuk politeknik — baik negeri maupun swasta — dengan jumlah proposal terbanyak yang lolos pendanaan pada program nasional tersebut.
Dua organisasi mahasiswa PPGI yang berhasil meraih pendanaan masing-masing sebesar Rp30 juta yakni Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik dan UKM English Club.
Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik mengusung program bertajuk “Inisiasi Desa Sampang sebagai Kampung Gula Semut Berstandar Ekspor melalui Intervensi Produksi Higienis dan Penguatan Kelembagaan Petani.” Program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas produksi gula semut, penguatan kapasitas petani, serta pengembangan potensi ekonomi desa berbasis komoditas unggulan lokal.

Sementara itu, UKM English Club membawa program “Penguatan Kapasitas Kelompok Tani Desa Selogiri melalui Smart Nursery dan Teknik Sambung Pucuk.” Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan kelompok tani melalui penerapan teknologi pembibitan modern guna mendukung produktivitas pertanian berkelanjutan.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen PPGI dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi kepada masyarakat melalui program pemberdayaan desa berbasis inovasi, kewirausahaan, dan pengembangan sumber daya lokal.
Direktur bersama seluruh sivitas akademika PPGI turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua LPPM, dosen pembina, tim reviewer internal, operator PPK Ormawa, ketua organisasi mahasiswa, ketua pelaksana, hingga seluruh anggota tim mahasiswa yang telah bekerja keras sejak tahap penyusunan proposal, seleksi internal, hingga presentasi nasional.
“Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Politeknik Piksi Ganesha Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Kami bangga karena PPGI menjadi satu-satunya politeknik swasta yang lolos pendanaan dan sekaligus menjadi kampus politeknik dengan proposal terbanyak yang didanai pada PPK Ormawa 2026,” ujar perwakilan kampus.
Program yang diusung kedua organisasi mahasiswa tersebut dinilai memiliki dampak strategis terhadap pengembangan potensi desa, penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kapasitas kelompok tani, hingga hilirisasi produk lokal berbasis teknologi dan pemberdayaan komunitas.
Melalui pendanaan PPK Ormawa 2026, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan program secara optimal sekaligus menghadirkan keberlanjutan dampak sosial bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Kebumen.
Prestasi ini semakin memperkuat posisi Politeknik Piksi Ganesha Indonesia sebagai kampus vokasi yang unggul dalam inovasi pengabdian masyarakat, penguatan kepemimpinan mahasiswa, serta kolaborasi pembangunan desa berbasis kompetensi dan teknologi.














