
Edisi.id — Depok, 03/10/26. Kasus kematian seorang bayi dalam proses persalinan di Kota Depok memicu penyelidikan intensif oleh otoritas kesehatan guna memastikan seluruh prosedur medis telah dijalankan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok saat ini tengah melakukan penelusuran dan kajian menyeluruh terhadap rangkaian pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu dan bayi tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada fakta medis dan catatan pelayanan yang akurat, guna menghindari spekulasi sebelum pemeriksaan selesai.
Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, menyatakan bahwa pihak otoritas belum dapat memberikan kesimpulan akhir sebelum seluruh dokumen dan bukti pelayanan selesai diverifikasi secara mendalam.
“Forum tersebut akan segera dijadwalkan setelah data dan dokumen yang diperlukan lengkap agar seluruh rangkaian pelayanan dapat dikaji secara komprehensif, objektif, dan berdasarkan bukti,” ujar Devi Maryori.
Pemerintah Kota Depok berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pengkajian tersebut sesuai dengan mekanisme hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika dalam proses investigasi ditemukan adanya hal-hal yang memerlukan perbaikan atau tindakan korektif, Dinkes akan mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan yang ada.
Selain melakukan audit medis, pihak Dinkes juga menekankan pentingnya menjaga privasi keluarga selama proses investigasi berlangsung. Upaya ini dilakukan agar tim ahli dapat bekerja secara objektif dalam ruang lingkup profesionalisme medis tanpa adanya tekanan dari pihak luar sebelum hasil resmi diumumkan.















