edisi.id — Pemerintah Kota Depok resmi bergabung dalam kerja sama lintas daerah di Jawa Barat untuk mengatasi persoalan sampah melalui teknologi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) berbasis aglomerasi wilayah.
Program ini melibatkan delapan kota dan kabupaten yang dibagi dalam dua wilayah, yakni Bandung Raya dan Bogor–Depok. Untuk wilayah Bandung Raya, pengolahan dipusatkan di TPA Sarimukti, sementara wilayah Bogor–Depok akan dilakukan di TPA Kayu Manis.
Wali Kota Depok, Supian Suri menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis, khususnya bagi daerah dengan produksi sampah tinggi di atas 1.000 ton per hari, termasuk Kota Depok.
Menurutnya, penerapan teknologi waste to energy tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan. Program ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Dengan adanya kerja sama ini, Pemkot Depok berharap penanganan sampah dapat dilakukan secara lebih efektif, modern, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan sampah di daerah.












