

Depok | Edisi.id — Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, H. Edi Masturo menyebut, bahwa keberhasilan pembangunan daerah khususnya di Kota Depok sangat ditentukan oleh kualitas sinergi yang masif antara unsur Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, dan Pers dalam menyamakan arah pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, momentum ‘Lebaran Depok 2026’ yang beririsan dengan peringatan ‘HUT ke-27 Kota Depok’ harus dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi kinerja antar lembaga negara yang ada.
“Yang paling utama adalah bagaimana 4 Pilar Demokrasi ini mampu bekerja dalam satu frekuensi yang sama. Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, dan Pers harus membangun kerjasama terbaik dengan menyatukan arah kinerja untuk satu tujuan, yaitu melayani masyarakat secara maksimal”, ucap pentolan partai Gerindra Dapil Pancoran Mas, Selasa 5/5/2026.
Ia menegaskan, bahwa fragmentasi kebijakan dan ego sektoral justru telah menjadi hambatan utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal.
Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama.
“Tidak boleh ada sekat-sekat kepentingan. Semua unsur harus bergerak bersama, saling menguatkan, dan memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat”, tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua Fraksi partai Gerindra ini menilai, bahwa sinergi yang kuat antar pilar demokrasi akan menciptakan sistem pelayanan yang lebih responsif dan akuntabel.
“Kalau 4 Pilar Demokrasi ini solid, maka pelayanan akan lebih cepat, lebih transparan, dan lebih tepat sasaran. Ini yang menjadi kunci utama menuju Perubahan Depok Maju”, jelasnya.
Dalam konteks arah pembangunan nasional, pimpinan gerbong partai Gerindra di DPRD Kota Depok ini juga menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan daerah dengan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Ia mengungkapkan, bahwa tujuan mulia pembangunan nasional harus diterjemahkan secara konkret di tingkat daerah melalui pelayanan publik yang berkualitas.
“Kerjasama 4 Pilar Demokrasi di daerah khususnya Kota Depok, harus senafas dengan tujuan mulia Presiden Republik Indonesia. Apa yang menjadi visi besar Presiden Prabowo Subianto harus kita jawab dengan kerja nyata di lapangan, terutama dalam hal pelayanan kepada masyarakat”, tuturnya.
H. Edi Masturo pun kembali menekankan, bahwa pelayanan publik bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir, dan itu hanya bisa diwujudkan kalau seluruh unsur 4 Pilar Demokrasi bekerja secara terpadu, saling mendukung, dan memiliki komitmen yang sama”, bebernya.
“Perubahan Depok Maju itu lahir dari kolaborasi, dari kesatuan langkah, kesamaan arah, dan kesungguhan dalam melayani masyarakat. Jika ini kita jaga bersama, maka target pembangunan yang sejalan dengan visi Presiden akan cepat tercapai”, lanjut Edi.
H. Edi Masturo kembali menggarisbawahi, tentang pentingnya membangun kultur kerja kolektif lintas lembaga sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Saya mengajak 4 Pilar Demokrasi untuk terus memperkuat kerjasama terbaik, menyamakan arah kinerja, dan menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama. Dengan begitu, Depok yang maju, adil, dan sejahtera bukan hal yang mustahil untuk kita wujudkan”, pungkasnya.(Arf)














