Fokus Tangani Bencana Banjir, Dedi Mulyadi Minta Perizinan yang Terpusat di OSS Segera Dievaluasi

  • Bagikan
Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat bersama Walikota dan Bupati Bekasi.(Foto : Istimewa)

Bekasi | Edisi.id – Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat, meminta perizinan pembangunan harus terpusat melalui OSS (Online Single Submission) dievaluasi. Karena menurutnya ini sebagai salah satu solusi jangka panjang penanganan bencana banjir di wilayah Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat pun menegaskan, bahwa pemberian izin seharusnya tetap memperhatikan pertimbangan teknis dari masing-masing daerah.

“Semoga pemberian izin yang terpusat ini segera dievaluasi, dan kemudian tetap nanti meminta pertimbangan teknis pada kita (Pemerintah Daerah”, tegas Dedi, Sabtu 8/3/2025.

Dedi menjelaskan, bahwa saat ini Kepala Daerah yang baru terpilih tidak dapat disalahkan dengan munculnya pembangunan di lokasi banjir. Hal tersebut dikarenakan perizinan pembangunan yang diberikan oleh OSS.

“Izin itu tidak di Kabupaten/Kota. Tapi izin itu di OSS di pusat, nah pusat itu melihat persyaratan, kalau persyaratannya sudah terpenuhi dan itu sesuai dengan tata ruang izinnya dikeluarkan”, jelasnya.

“Nah ini yang akan kita sampaikan karena keadaannya sekarang seperti ini, tata ruangnya salah sehingga pemberi izinnya menjadi kebutuhannya salah”, terangnya.

Dedi pun menerangkan contohnya seperti : pembangunan salah satu perumahan di Kabupaten Bekasi. Di mana, perumahan tersebut terendam banjir meski sudah memenuhi izin.

“Walaupun di tata ruangnya ini boleh perumahan tetapi ternyata, seperti di Kabupaten Bekasi perumahannya di tengah sawah sehingga banjirnya sampai genteng. Itu kalau besok ada area untuk perumahan di tengah sawah lagi diizinin OSS, keluar lagi izinnya”, ucapnya.(Arifin)

  • Bagikan