Pastikan Implementasi Astacita di Depok Berkualitas, Hj. Yeti Wulandari Pantau Langsung Lokasi Pertanian

  • Bagikan
Ikut panen Kangkung Hj. Yeti Wulandari tinjau langsung lahan pertanian di Sukatani, Kecamatan Tapos.(Foto : Istimewa)
Ikut panen Kangkung Hj. Yeti Wulandari tinjau langsung lahan pertanian di Sukatani, Kecamatan Tapos.(Foto : Istimewa)

Depok | Edisi.id — Gencar turun lapangan kawal ketat program MBG sebagai rangkaian dari target perwujudan Astacita Prabowo-Gibran, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Hj. Yeti Wulandari tinjau langsung lahan pertanian di Sukatani, Kecamatan Tapos, dan mengikuti proses panen, guna memastikan kualitas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto.

Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra ini menegaskan, bahwa pengawasan langsung menjadi sangat krusial agar MBG tidak hanya mampu meningkatkan gizi anak, tetapi juga berdampak pada perbaikan ekonomi petani lokal.

“Efektivitas program gizi nasional sangat bergantung pada kualitas hasil panen, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah untuk memberikan dukungan kepada semua elemen yang terlibat, agar program MBG berkualitas bisa berlangsung tanpa adanya kendala yang berarti”, ucap Srikandi Gerindra Kota Depok Jum’at 17/10/2025.

“Setiap sayur dan hasil bumi yang disalurkan melalui MBG harus dipastikan memenuhi standar tertinggi, sebagai bagian strategi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu kita turun langsung temui petaninya”, ucap Srikandi Gerindra Kota Depok ini, Kamis 16/10/2025.

Pimpinan DPRD Kota Depok empat periode ini menerangkan, bahwa rangkaian program Astacita merupakan intervensi sistemik Prabowo-Gibran, yang menitikberatkan pada distribusi pangan sebagai sarana membentuk SDM unggul melalui gizi optimal sejak usia dini.

“Selain aspek gizi, mekanisme pembelian langsung hasil bumi dari petani lokal memiliki implikasi ekonomi strategis. Langkah ini kedepan akan memperkuat kesejahteraan masyarakat akar rumput, sekaligus menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap petani sebagai aktor penting dalam rantai pangan nasional”, bebernya.

Lebih jauh Hj. Yeti Wulandari kembali menegaskan, bahwa sayur yang ditinjau memiliki kualitas sangat baik dan layak untuk dijadikan mitra strategis dalam program MBG.

“Kualitas hasil panen sayur disini sudah kita pastikan bagus, dan ini memungkinkan sinergi yang optimal antara pemerintah, petani, dan masyarakat, sehingga program gizi dan pembangunan SDM berkualitas dapat berjalan efektif”, tandasnya.(Arifin)

  • Bagikan