Haikal Tegaskan, Pokmas Garuda26 ‘All Out’ Implementasikan Astacita Presiden Prabowo Subianto 

  • Bagikan
Bang Haikal Ketua Pokmas Garuda 26 (Kaos Coklat) bersama Bang Sholahuddin Syam (Sekel Kelurahan Depok).(Foto : Edisi.)
Bang Haikal Ketua Pokmas Garuda 26 (Kaos Coklat) bersama Bang Sholahuddin Syam (Sekel Kelurahan Depok).(Foto : Edisi.)

Depok | Edisi.id — Ketua Pokmas Garuda26 Kelurahan Depok, Haikal (Bang Haikal) menegaskan komitmen organisasinya dalam mengimplementasikan nilai-nilai Astacita Presiden Prabowo Subianto di tingkat lokal. Ia menilai, delapan cita kebangsaan tersebut merupakan arah pembangunan nasional yang berorientasi pada penguatan kualitas manusia sebagai basis kemajuan sosial.

Menurut Haikal, pembangunan berkelanjutan hanya dapat dicapai bila masyarakat berdaya secara intelektual, etis, dan produktif.

“Astacita menekankan pentingnya kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pembangunan manusia tidak hanya berbicara tentang ekonomi, tetapi juga karakter dan kemampuan berpikir kritis”, ujarnya, Senin 10/11/2025.

Tokoh muda jebolan Akademi Pimpinan Perusahaan ini menambahkan, Pokmas Garuda26 berperan sebagai fasilitator sosial yang mendorong partisipasi warga dalam pembangunan.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, Pokmas kami berupaya menjembatani kebijakan pemerintah pusat dengan aspirasi masyarakat di akar rumput”, ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Depok, Sholahuddin Syam (Bang Sholah) menilai, bahwa penguatan SDM produktif, mandiri, dan profesional menjadi kunci implementasi Astacita.

Menurutnya, kualitas manusia menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan sosial di tingkat lokal.

“SDM yang produktif harus mampu mengembangkan potensi diri secara berkelanjutan. Hal ini menuntut sistem pendidikan yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kompetensi”, Bang Sholah.

Baik Bang Haikal maupun Bang Sholah berpandangan, sektor pendidikan memiliki peran strategis bukan hanya sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan etika kerja, disiplin, dan kemampuan adaptif terhadap perubahan sosial.

Keduanya menegaskan, pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah dan inisiatif masyarakat agar Astacita dapat terimplementasi secara inklusif, efektif, dan berkelanjutan.

Pokmas Garuda26, dikatakan Haikal, akan terus menjadi motor penggerak kolaborasi sosial dan model penerapan nyata Astacita di tingkat Kelurahan.(Arifin)

  • Bagikan