Depok |Edisi.id – Haikal/Kokoy, Ketua Pokmas Garuda26, menegaskan bahwa Pokmas merupakan perangkat pembangunan masyarakat yang paling relevan dan efektif, apabila dijalankan sesuai role model yang telah dirumuskan negara. Ia menyebut, bahwa desain Pokmas secara inheren memungkinkan warga menjadi pelaku pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.
Dalam penilaiannya, Haikal mengungkapkan, bahwa kekuatan Pokmas terletak pada kedekatan struktur komunitas dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Pokmas bekerja dari bawah, memahami konteks wilayah, dan itulah yang membuatnya mampu menghasilkan intervensi yang akurat”, ucap Haikal menekankan pendekatan Pokmas yang berbasis kearifan lokal adalah fondasi utama.
Menyoroti efektivitas Pokmas yang sangat ditentukan oleh integritas pengelolaan secara eksplisit Haikal menyebut, bahwa transparansi, disiplin administrasi, dan partisipasi warga merupakan prasyarat absolute agar Pokmas tidak menyimpang dari fungsi dasarnya.
“Tanpa transparansi dan disiplin administrasi, Pokmas kehilangan makna dan kepercayaan publik”, tegasnya.
Setelah mempelajari dokumen kerja dan mandat program, Haikal menyatakan, bahwa Pokmas sejalan secara substansial, dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, titik temu tersebut terlihat pada orientasi pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat perubahan, dan mendorong pemerataan pembangunan di tingkat lokal.
Ia mengurai, bahwa program-program Pokmas sejalan dengan agenda prioritas negara, terutama pada aspek penguatan ekonomi domestik, pembangunan infrastruktur kecil, dan peningkatan kapasitas sosial masyarakat.
“Pokmas adalah kanal implementasi Astacita yang paling realistis dan dekat dengan warga”, tegasnya.
Tokoh Pemuda Kelurahan Depok jebolan Akademi Pimpinan Perusahaan ini pun menekankan perlunya dukungan negara agar Pokmas dapat bekerja optimal.
Baginya, pendampingan teknis, pengawasan yang proporsional, dan konsistensi kebijakan menjadi syarat bagi Pokmas untuk menerjemahkan Astacita ke dalam hasil pembangunan yang nyata di akar rumput.(Arifin)














