Warga Pengasinan Manfaatkan Galon Bekas untuk Budidaya Bayam Brazil

  • Bagikan

 

Edisi.id — Suasana berbeda terlihat dalam pelatihan budidaya tanaman di RW 12, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan. Warga tampak antusias memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam bayam brazil.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok guna mendorong ketahanan pangan keluarga.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) DKP3 Kota Depok, Hikmah Yudawati, menjelaskan bahwa bayam brazil dipilih karena mudah dibudidayakan dan cocok untuk lahan terbatas. Metode penanaman cukup dengan stek batang dan perawatan sederhana di pekarangan rumah.

Selain itu, penggunaan galon bekas dinilai sebagai solusi kreatif dan ramah lingkungan yang mudah diterapkan masyarakat. Bayam brazil juga memiliki masa panen cepat, sekitar dua minggu setelah tanam, sehingga bisa langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu peserta, Kartini Sarmili (73), mengaku senang mengikuti pelatihan ini karena mudah dipraktikkan dan bermanfaat untuk menghemat pengeluaran rumah tangga.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga di wilayah tersebut.

  • Bagikan