edisi.id — Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan akan mengevaluasi program Bimbingan Rohani (Bimroh) agar lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi pelajar, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Halalbihalal bersama Majelis Ulama Indonesia Kota Depok. Ia menyoroti rendahnya literasi Al-Qur’an, di mana dari sekitar 32 ribu lulusan SD setiap tahun, hanya sekitar 30 persen yang mampu membaca.
Supian menjelaskan, penyesuaian program dilakukan seiring kondisi fiskal daerah, namun tetap mengedepankan prioritas utama. Ke depan, Pemkot Depok akan memfokuskan program pada penguatan peran guru ngaji melalui Guru Lekar.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Kementerian Agama Republik Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah juga akan diperkuat guna merumuskan langkah konkret.
Langkah ini diharapkan mampu memastikan siswa, khususnya di sekolah dasar negeri, sudah bisa membaca Al-Qur’an saat lulus. Asep











