
Edisi.id — Festival Batu Akik dalam rangka Milad KOOD Berbudaya ke-26 yang diselenggarakan di Pesona Square, Depok, menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengakses layanan edukasi pemetaan potensi anak melalui kehadiran PRIMAGEN Genetic Mapping Program.
Misi Edukasi Pemetaan Potensi dan Bakat Anak
PRIMAGEN berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung pada 25-27 September 2026 tersebut dengan membuka stand konsultasi khusus. Kehadiran ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengenali potensi, minat, bakat, dan karakter anak sejak dini sebagai instrumen pertimbangan dalam menentukan arah pendidikan yang tepat.
“Kenali Potensi Diri, Raih Masa Depan Terbaik.”
Sinergi Pelestarian Budaya dan Pengembangan Generasi Muda Kehadiran layanan pemetaan genetik di tengah festival budaya merupakan upaya untuk mengintegrasikan pelestarian tradisi dengan pengembangan kualitas generasi muda. Festival KOOD Berbudaya sendiri merupakan ruang pertemuan masyarakat Depok yang menampilkan berbagai pertunjukan seni, bazar, dan aktivitas komunitas. Integrasi pendidikan dalam kegiatan ini dinilai relevan agar generasi muda tidak hanya mengenal budaya lokal, tetapi juga memahami kekuatan personal mereka.
Kolaborasi Pemerintah dan Konsultasi Tenaga Ahli
Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Depok dengan kehadiran Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah. Selain dukungan formal, PRIMAGEN juga menghadirkan tenaga ahli untuk melayani pengunjung secara langsung. Konsultan yang bertugas, yakni
Dr. Awaluddin Faj, M.Pd
dan Kresna Eka Raharja, M.SOS, memberikan ruang diskusi bagi orang tua mengenai gaya belajar, kecenderungan karakter, serta strategi pendampingan anak berdasarkan data pemetaan potensi yang objektif.















