Ini Cara Mengatur Pola Makan agar Kuat Berpuasa Seharian di bulan Ramadhan

  • Bagikan

Puasa bulan Ramadhan salah satu definisinya adalah menahan makan dan minum mulai waktu Imsak hingga berkumandang adzan Magrib.

Diindonesia lama waktu melaksanakan puasa Ramadhan kurang lebih 13-14 Jam sehari.

Untuk itu dibutuhkan pola mengatur makan dan minum agar kuat dalam menahan lapar dan haus selama 14-14 Jam tersebut.

Untuk pola makan yang baik dibulan Ramadhan adalah, saat sahur sebaiknya mengkonsumsi makanan yang lambat dicerna oleh tubuh, agar merasa kenyang lebih lama seperti, karbohidrat kompleks, dan kaya serat.

Contoh makanan karbohidrat kompleks adalah sari gandum, jagung, ubi dan polong-polongan. Untuk makanan kaya akan serat bisa didapatkan dari sayur dan buah.

Pada saat berbuka, hindari langsung mengkonsumsi makanan berat. Untuk mengawali buka puasa kurma atau buah bisa menjadi salah satu pilihan.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan, bisa menggunakan pola 242, yaitu dua gelas air mineral saat berbuka, 4 saat makan malam, dan 2 gelas saat sahur

Untuk batas waktu makan malam saat bulan Ramadan sebaiknya 08.00-09.00, agar bisa tidur paling lambat pukul sebelas malam, karena keesokan harinya harus bangun lebih pagi untuk sahur, hal ini diperlukan karena waktu yang diperlukan tubuh untuk mencerna makanan dengan baik, adalah 2-3 jam.

Perlu diketahui pula saat berbuka hindari makanan tinggi lemak, mengandung kadar gula yang tinggi, makanan olahan,makanan yang digoreng,dan yang terlalu asin, hindari juga minuman berkafein seperti kopi,dan teh karena membuat anda sering buang air kecil.

Untuk diet yang dilakukan saat berpuasa, pastikan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi dengan baik, diet bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi protein dan serat, serta mengurangi makanan yang tinggi kalori, makanlah dengan porsi yang tidak berlebih.

  • Bagikan