GrassRoot Desak Walikota Depok Bentuk Tim Khusus Pengelolaan Situ Pladen Berbasis UMKM Lokal

  • Bagikan

Depok | Edisi.id – GrassRoot, jaringan aktivis pemerhati lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, mendesak Wali Kota Depok segera membentuk Tim Khusus (TimSus) pengelolaan Situ Pladen, Kecamatan Beji.

Desakan tersebut menekankan pentingnya komposisi TimSus yang berpijak pada kapasitas lokal, dengan melibatkan putra daerah dan aktivis pemerhati lingkungan yang memahami secara langsung kondisi ekologis dan sosial kawasan situ.

Aktivis GrassRoot, Suryadi Bhoges, menilai kegagalan pengelolaan Situ Pladen selama ini tidak terlepas dari pendekatan birokratis yang minim keterlibatan masyarakat lokal.

“Pengelolaan Situ tidak bisa diserahkan sepenuhnya pada mekanisme administratif. Tim Khusus harus diisi putra daerah dan aktivis lingkungan yang memiliki keterikatan sosial dan pengetahuan lapangan, bukan sekadar penugasan struktural”, tegas Suryadi, Selasa 20/1/2026.

Menurutnya, putra daerah memiliki modal sosial yang kuat untuk menjembatani kepentingan pemerintah dan masyarakat sekitar.

Keberadaan mereka dinilai mampu mencegah konflik sosial sekaligus memastikan kebijakan pengelolaan situ berjalan kontekstual.

“Mereka tahu persoalan riil di lapangan, tahu sejarah Situ, dan tahu kebutuhan warga. Ini penting agar kebijakan tidak elitis dan terputus dari realitas”, ucapnya.

Suryadi juga menekankan, bahwa keterlibatan aktivis pemerhati lingkungan menjadi elemen krusial guna menjaga orientasi ekologis pengelolaan Situ Pladen.

“Aktivis lingkungan berfungsi sebagai penjaga nilai keberlanjutan. Tanpa mereka, pengelolaan Situ rawan bergeser menjadi eksploitasi ruang yang mengabaikan fungsi ekologis”, terangnya.

GrassRoot menilai, bahwa Tim Khusus dengan komposisi tersebut, akan lebih efektif dalam merumuskan peta jalan pengelolaan Situ Pladen yang berkelanjutan, partisipatif, dan berbasis data lapangan.

Tim ini diharapkan mampu menyusun desain pengelolaan yang menyeimbangkan fungsi konservasi, ruang publik, dan pemberdayaan ekonomi warga sekitar.

‘Jika Pemkot Depok serius, Tim Khusus harus dibentuk dengan keberpihakan yang jelas. Libatkan putra daerah dan aktivis lingkungan sebagai aktor utama, bukan simbolik. Tanpa itu, Situ Pladen akan terus menjadi contoh kegagalan tata kelola aset lingkungan perkotaan”, tandas Suryadi.(Arf)

  • Bagikan