

edisi.id -Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Amerika Serikat pada 16 Februari 2026 untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump. Kunjungan ini fokus pada penguatan hubungan diplomatik dan kerja sama strategis di tengah dinamika geopolitik global.
Poin Strategis Kerja Sama Energi
Impor Migas: Pemerintah memfinalisasi rencana impor minyak mentah, LPG, dan produk olahan dari AS untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Kemitraan B2B: Pertamina melalui anak usahanya telah meneken kesepakatan dengan ExxonMobil, Chevron, dan KDT Global Resource.
Negosiasi Tarif: Indonesia berhasil menurunkan tarif impor menjadi 19% dari angka awal 32% sebagai bagian dari penyesuaian neraca dagang.
Transparansi: Mekanisme impor non-lelang ini telah dikonsultasikan dengan KPK untuk mitigasi risiko kolusi dan kebocoran anggaran.
Langkah ini juga melibatkan sektor swasta, seperti rencana pembelian LPG oleh PT Lotte Chemical Indonesia, guna menjaga keseimbangan surplus perdagangan kedua negara. (Yuda)














