Depok | Edisi.id — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PAUD Wijaya Kusuma yang berlokasi di Kp Cinangka RW 001/RT 001, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, menggelar kegiatan edukatif yang berfokus pada penanaman nilai perjuangan perempuan sejak usia dini.
Kepala Sekolah PAUD Wijaya Kusuma, Zubaedah, S.Pd.I, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai secara substantif, bukan sekadar seremoni. Menurutnya, pengenalan sejarah Raden Ajeng Kartini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anak.
“Pentingnya mengenang jasa Ibu Kartini dalam menciptakan semangat Habis Gelap Terbitlah Terang harus benar-benar dipahami. Ini bukan hanya slogan, tetapi nilai perjuangan yang harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak”, ucap Zubaedah.
Ia menambahkan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan kesadaran historis dan nilai kesetaraan.
“Para murid sejak dini harus diajarkan tentang sejarah perjuangan Ibu Kartini. Dengan begitu, mereka tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga memahami makna perjuangan dan pentingnya pendidikan bagi semua”, tegasnya.
Lebih lanjut, Zubaedah menjelaskan bahwa kegiatan yang dikemas secara kreatif menjadi pendekatan efektif dalam menyampaikan nilai-nilai tersebut kepada anak-anak.
“Kami ingin suasana belajar itu menyenangkan. Oleh karena itu, selain edukasi sejarah, kami juga mengadakan lomba fashion show agar anak-anak bisa mengekspresikan diri sekaligus merasakan semangat Hari Kartini secara langsung”, jelasnya.
Ia juga menilai keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karakter anak.
“Partisipasi wali murid sangat kami apresiasi. Ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga kolaborasi dengan keluarga”, tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, lomba fashion show menjadi salah satu agenda utama yang disambut antusias oleh para murid dan orang tua. Berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri, ditetapkan para pemenang sebagai berikut: Juara 1: Fatimah Azahra
Juara 2 : Avisenna Malik Albatavi
Juara 3 : Yumna.
Dewan juri yang terdiri dari Uci dan Bahrudin menilai peserta berdasarkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kesesuaian dengan tema.
Menutup pernyataannya, Zubaedah menegaskan komitmen PAUD Wijaya Kusuma dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat.
“Melalui momentum Hari Kartini ini, kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berani, percaya diri, dan menghargai perjuangan perempuan dalam sejarah bangsa”, tutupnya.(Arf)












