Edisi.id — Wali Kota Depok, Supian Suri ungkap bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis, mulai dari kemacetan hingga pengelolaan sampah.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok, Digedung DPRD, Kamis, 23 April 2026.
Dalam sambutannya di hadapan para tamu undangan, jajaran DPRD, tokoh masyarakat, hingga pimpinan partai politik, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas sektor yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan kota.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan Depok–Bekasi yang turut hadir, di antaranya Pradi Supriatna , Ahmad Faishal Hermawan, Faizin, dan Elly Farida. Kehadiran para wakil rakyat dinilai menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada pimpinan partai politik seperti, Gerindra, PKS, Golkar, PDIP, PKB, Demokrat, PAN, PPP, PSI, hingga NasDem, serta berbagai organisasi masyarakat, tokoh agama, media, dan unsur pemuda yang turut mendukung pembangunan di Depok.
Dalam pidatonya, Wali Kota Depok, Supian Suri menyoroti sejumlah program prioritas, salah satunya penyelesaian proyek infrastruktur di kawasan Sawangan yang kerap menjadi titik kemacetan.
Dirinya memastikan bahwa pembebasan lahan telah rampung dan pembangunan fisik akan dilanjutkan tahun ini, termasuk pelebaran jalan di Pertigaan Parung Bingung.
“Insya Allah tahun ini pembangunan bisa kita selesaikan sebagai upaya mengurai kemacetan di wilayah Sawangan,” ujar Supian Suri.
Di sisi lain, persoalan sampah juga menjadi perhatian serius. Pemkot Depok tengah mempersiapkan langkah besar melalui kerja sama pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis aglomerasi bersama Kota Bogor. Proyek ini direncanakan berlokasi di wilayah Kayu Manis, Kota Bogor, dengan kapasitas minimal pengolahan 1.000 ton sampah per hari.
“Depok akan menjadi bagian dari aglomerasi bersama Kota Bogor. Kami mohon doa dan dukungan agar program ini bisa segera terealisasi,” kata Supian Suri.
Tak hanya itu, pemkot Depok juga terus mendorong program bantuan sosial, termasuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Tahun ini, Kota Depok mendapatkan tambahan bantuan sekitar 1.000 unit rumah dari pemerintah pusat serta 500 unit dari dukungan lainnya.
Wali Kota Depok, Supian Suri menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjawab harapan masyarakat.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis Depok bisa terus maju, sejalan dengan visi Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Maju,” pungkas Supian Suri.












