Edisi.id — Pemerintah Kota Depok terus mendorong pengelolaan sampah dari sumber melalui kebijakan bertajuk ASRI “Aman, Sehat, Resik dan Indah”.
Upaya ini diperkuat dengan implementasi nyata melalui Gerakan Operasi Semut (GOS) yang digerakkan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Pancoran Mas.
Program ini menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari lingkungan perkantoran hingga masyarakat. Selain itu, kebijakan tersebut juga bertujuan mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendorong perubahan perilaku warga dalam mengelola sampah.
Dalam pelaksanaannya, Gerakan Operasi Semut dilakukan secara rutin setiap hari Rabu oleh anggota Pramuka di wilayah Kecamatan Pancoran Mas. Kegiatan ini menyasar area dalam radius 100 hingga 500 meter dari sekolah atau gugus depan, dengan fokus pada kebersihan lingkungan sekitar.
Pemilahan sampah menjadi tiga kategori utama juga disosialisasikan kepada masyarakat, yaitu:
Sampah organik seperti sisa makanan, sayur, dan daun.
Sampah anorganik seperti plastik, kertas, botol kaca, dan kaleng.
Sampah residu seperti popok, tisu, puntung rokok, dan styrofoam.
Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Pemerintah dan Pramuka mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif demi mewujudkan Depok sebagai kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.












