Raker Tupoksi Pokdarwis Digelar, Marwajie Dorong Penguatan UMKM dan Peningkatan SDM di Situ Rawa Besar

  • Bagikan

Depok | Edisi.id — Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Marwajie, SH, menggelar rapat kerja mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengurus di kawasan Situ Rawa Besar, Kampung Lio, Kelurahan Depok.

Agenda tersebut dikatakannya menjadi bagian dari konsolidasi kelembagaan untuk menyusun program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi wisata lokal.

Menurut Marwajie, keberadaan Pokdarwis harus diarahkan pada fungsi yang lebih substantif, bukan sekadar sebagai organisasi pendukung kegiatan pariwisata.

“Pokdarwis harus menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan potensi ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM”, ucap Marwajie, Selasa 25/8/2026 malam.

Ia menilai, bahwa Situ Rawa Besar memiliki potensi yang dapat dikembangkan secara terintegrasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kita ingin potensi wisata dikonversi menjadi peluang ekonomi yang produktif. UMKM di sekitar kawasan harus mendapatkan ruang untuk tumbuh, baik melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, pemasaran maupun pengembangan produk lokal”, terangnya.

Marwajie menegaskan, bahwa pembangunan sektor UMKM tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia. Karena itu, Pokdarwis akan diarahkan menjadi ruang pembelajaran masyarakat melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan penguatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan ekonomi lokal.

“Kalau kita ingin membangun sektor UMKM, SDM-nya harus terlebih dahulu diperkuat. Masyarakat harus memiliki pengetahuan, keterampilan dan kemampuan mengelola potensi yang ada. Inilah salah satu fungsi strategis Pokdarwis”, tegasnya.

Rapat kerja tersebut juga dilakukan setelah Pokdarwis melaksanakan sosialisasi sadar wisata kepada sejumlah jajaran RW di sekitar Situ Rawa Besar.

Menurut Marwajie, proses tersebut penting untuk membangun partisipasi masyarakat sekaligus menciptakan kesadaran kolektif bahwa pengembangan kawasan wisata harus memberikan manfaat sosial dan ekonomi.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya menjadi penonton. Masyarakat harus menjadi pelaku utama. Karena itu, Pokdarwis akan mendorong keterlibatan warga dalam pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, pelayanan wisata dan berbagai kegiatan produktif lainnya”, jelasnya.

Marwajie menambahkan, bahwa pengembangan Situ Rawa Besar perlu dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM dan pemangku kepentingan lainnya.

“Target kami adalah menjadikan Situ Rawa Besar bukan hanya sebagai ikon wisata, tetapi juga sebagai pusat pengembangan SDM dan UMKM. Kalau SDM kuat, UMKM berkembang, maka manfaat ekonomi dari potensi wisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat”, pungkasnya.(Arf)

  • Bagikan