
Edisi.id — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan struktur jabatan melalui mutasi dan promosi sejumlah perwira tinggi serta perwira menengah. Langkah strategis ini tertuang dalam kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dalam kurun waktu dua pekan setelah resmi menjabat.
Kapolri menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026 yang memuat daftar mutasi bagi 12 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). Dalam surat tersebut, Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri, kini ditugaskan sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri. Selain itu, jabatan Kapolresta Banyuwangi kini dipercayakan kepada Kombes Pol Muharman Arta yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Pekanbaru.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel,” ujar Johnny, perwakilan Divisi Humas Polri dalam siaran pers resminya.
Sejak dilantik pada 1 Oktober 2026, Jenderal Pol Suyudi Ario Seto telah menerbitkan tiga surat telegram terkait mutasi personel. Selain telegram terbaru pada 12 Oktober, mutasi sebelumnya dilakukan melalui ST/2205/Χ/ΚΕP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 dan ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Secara akumulatif, terdapat 287 perwira tinggi dan menengah yang mengalami rotasi jabatan dalam rangka penyegaran organisasi dan penguatan kinerja di tubuh Korps Bhayangkara.















