Bangun Sinergitas Aktivis dan Dinsos, Suryadi Dorong Penataan Ulang Desil Warga Rentan

  • Bagikan

Depok | Edisi.id — Upaya memperkuat akurasi data sosial menjadi perhatian dalam pertemuan aktivis Suryadi Bhoges bersama jajaran Dinas Sosial Kota Depok. Pertemuan tersebut membahas pentingnya sinergitas dalam merapikan dan memutakhirkan data desil warga rentan agar kebijakan perlindungan sosial lebih tepat sasaran.

Suryadi Bhoges menyambangi Kepala Dinas Sosial Kota Depok H. Utang Wardaya sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi kelembagaan antara masyarakat sipil dan pemerintah daerah.

Menurutnya, persoalan data tidak semata bersifat administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam menentukan siapa yang berhak memperoleh intervensi sosial.

“Data desil harus benar-benar menggambarkan kondisi faktual warga. Jangan sampai masyarakat yang sebenarnya rentan justru tidak terakomodasi, sementara mereka yang sudah relatif mampu masih tercatat sebagai penerima manfaat”, ucap Bhoges, Rabu 26/8/2026.

Ia menilai, bahwa penataan data perlu dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis verifikasi lapangan. Dengan demikian, perubahan kondisi sosial-ekonomi warga dapat segera tercermin dalam basis data pemerintah.

“Sinergitas dengan Dinsos menjadi penting karena aktivis dan masyarakat dapat memberikan informasi faktual dari lapangan. Pemerintah memiliki kewenangan serta sistem pendataan, sedangkan masyarakat dapat menjadi bagian dari fungsi kontrol sosial”, terangnya.

Menurut Suryadi, pemutakhiran desil juga perlu mempertimbangkan dinamika ekonomi rumah tangga, termasuk perubahan pendapatan, kondisi pekerjaan, jumlah tanggungan, serta tingkat kerentanan sosial warga.

“Jangan melihat warga hanya dari angka. Harus ada pendekatan yang komprehensif sehingga klasifikasi desil benar-benar mencerminkan tingkat kesejahteraan dan kerentanan masyarakat”, tegasnya.

Ia berharap komunikasi yang telah dibangun bersama Dinas Sosial dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme koordinasi dan verifikasi data yang lebih terstruktur.

“Prinsipnya kami siap bersinergi. Tujuannya sederhana, yaitu memastikan data warga rentan semakin akurat sehingga program pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan”, pungkas Suryadi.(Arf)

  • Bagikan