PRIMAGEN Lakukan Tes Sidik Jari 450 Siswa Kelas X MAN 1 Kabupaten Bekasi Jawa Barat

  • Bagikan

Edisi.id – Upaya membantu siswa mengenali potensi diri sejak dini terus dilakukan oleh berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Salah satunya terlihat dalam kegiatan analisa tes sidik jari minat dan bakat yang diselenggarakan oleh PRIMAGEN.id di MAN 1 Kabupaten Bekasi (Mantusi) pada Senin, 12 Januari 2026.

Sebanyak 450 siswa kelas X mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Program tersebut bertujuan untuk memetakan minat, bakat, gaya belajar, dan kecenderungan potensi diri para siswa, sehingga mereka memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menentukan arah pendidikan dan jurusan yang akan dipilih di masa depan.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala MAN 1 Kabupaten Bekasi, Ibu Imma Nur Faida, S.Pd., M.Pd., secara langsung memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan tes PRIMAGEN di lingkungan sekolah.

Dalam dunia pendidikan modern, tantangan terbesar yang dihadapi siswa bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga menentukan arah pendidikan yang sesuai dengan potensi diri. Banyak siswa yang masih bingung memilih jurusan IPA, IPS, Bahasa, atau program studi lanjutan karena belum memahami kekuatan dan kecenderungan dirinya.

Di sinilah peran tes minat bakat menjadi penting. Melalui pendekatan ilmiah berbasis biometrik, PRIMAGEN.id menawarkan metode analisa sidik jari untuk membaca potensi neurologis siswa, termasuk kecerdasan dominan, gaya belajar, serta bidang bakat yang paling sesuai.

Tes ini tidak menggunakan unsur tanggal lahir, ramalan, atau astrologi. Seluruh analisis murni didasarkan pada pola sidik jari yang terbentuk sejak masa janin dan berkaitan dengan perkembangan sistem saraf otak.

Sejak pagi hari, aula MAN 1 Kabupaten Bekasi tampak ramai oleh para siswa kelas X yang datang secara bergiliran mengikuti proses pemindaian sidik jari. Tim PRIMAGEN.id menyiapkan beberapa perangkat pemindai untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, cepat, dan nyaman bagi seluruh peserta.

Setiap siswa menjalani proses pemindaian selama sekitar 10–15 menit. Data sidik jari dari sepuluh jari tangan direkam secara digital, lalu dikirim ke sistem analisis PRIMAGEN untuk diproses lebih lanjut.

Bagi sebagian siswa, ini menjadi pengalaman pertama mereka mengikuti tes minat bakat berbasis sidik jari. Banyak di antara mereka yang mengaku penasaran dan berharap hasil tes dapat membantu menjawab kebingungan mereka tentang jurusan dan arah studi ke depan.

“Selama ini saya masih ragu mau masuk jurusan apa setelah lulus. Mudah-mudahan hasil tes ini bisa membantu saya lebih yakin,” ujar salah satu siswa kelas x.

Dalam kegiatan di MAN 1 Kabupaten Bekasi ini, proses pengambilan sampel sidik jari dipimpin langsung oleh tim konsultan PRIMAGEN.id yang berpengalaman di bidang pendidikan dan pengembangan potensi manusia.

Tim dipimpin oleh:
Dr. Awalauddin Faj, M.PdI
Kresna Eka Raharja, M.Sos

serta didampingi oleh konsultan ahli psikologi pendidikan:

Imas Maslahul Islahiah, S.Pd, M.Pd (cand)

Kehadiran para konsultan ini memastikan bahwa kegiatan tidak hanya bersifat teknis pengambilan sidik jari, tetapi juga edukatif dan berorientasi pada pemahaman potensi siswa secara komprehensif.

Dengan melibatkan 450 siswa kelas X, program ini tidak hanya membantu siswa mengenali potensi diri, tetapi juga mendukung peran guru BK, wali kelas, dan orang tua dalam mendampingi siswa menentukan arah pendidikan yang paling sesuai.

Apresiasi dan dukungan dari Kepala Sekolah Ibu Imma Nur Faida, S.Pd., M.Pd. semakin menguatkan bahwa kegiatan ini relevan dan bermanfaat.

PRIMAGEN.id kembali membuktikan perannya sebagai mitra strategis lembaga pendidikan dalam membangun generasi muda yang sadar potensi, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan. Tes Sidik Jari Bekasi.

Informasi Program Primagen dan Tes Minat Bakat bisa Hubungi 0878-8998-3338

  • Bagikan