World Lake Day 2026, Marwajie Dorong Pemulihan Kualitas Air dan Ekosistem Situ Depok

  • Bagikan

Depok | Edisi.id — Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Depok, Marwajie, menilai World Lake Day 2026 harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat kesadaran publik terhadap keberlanjutan ekosistem danau dan Situ, khususnya dalam upaya memulihkan kualitas sumber daya air di Kota Depok.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap kondisi Danau dan Situ yang menghadapi tekanan serius. World Lake Day 2026 harus menjadi momentum membangkitkan kembali kepedulian manusia terhadap air, terutama keberadaan Situ di Kota Depok”, ucap Marwajie, Jum’at 28/8/2026.

Menurutnya, Situ tidak dapat dipandang hanya sebagai ruang estetika atau destinasi wisata, melainkan sebagai bagian dari infrastruktur ekologis perkotaan yang memiliki fungsi hidrologis, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Karena itu, pengelolaannya membutuhkan pendekatan berbasis konservasi dan keberlanjutan.

“Diperlukan komitmen aksi transformatif, bukan sekadar kegiatan seremonial. Regulasi perlindungan harus diperkuat, pengawasan terhadap sumber pencemaran ditingkatkan, dan pengelolaan situ harus ditempatkan sebagai bagian penting dari kebijakan sumber daya air”, tegasnya.

Marwajie menilai pencemaran limbah warga dan pelaku usaha, sedimentasi, perubahan tata ruang, aktivitas manusia, serta tekanan perubahan iklim berpotensi mempercepat degradasi ekosistem situ.

“Kalau kita ingin berbicara tentang air bersih dan ketahanan lingkungan Kota Depok, situ tidak boleh diposisikan sebagai ruang sisa. Situ merupakan infrastruktur ekologis yang harus dilindungi dan dipulihkan”, bebernya.

Ia juga mendorong model pengelolaan situ yang melibatkan pemerintah daerah, komunitas, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan Pokdarwis.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif diperlukan agar konservasi lingkungan dapat berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal.

“Pokdarwis tidak hanya berbicara tentang wisata. Destinasi yang sehat harus ditopang ekosistem yang sehat. Menjaga situ berarti menjaga kualitas lingkungan sekaligus menciptakan ruang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat”, ungkapnya.

Marwajie berharap World Lake Day 2026 menjadi titik awal gerakan kolektif untuk mengembalikan fungsi ekologis Situ di Kota Depok.

“Momentum ini harus menghasilkan aksi nyata. Mengembalikan kualitas air bukan hanya agenda lingkungan hari ini, tetapi investasi ekologis untuk generasi sekarang dan generasi mendatang”, pungkasnya. (Arf)

  • Bagikan